DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR 1
DAFTAR
ISI 2
BAB I PENDAHULUAN 3
A.
LATAR
BELAKANG 3
B.
RUMUSAN
MASALAH 4
C.
MAKSUT
DAN TUJUAN 4
BAB II PEMBAHASAN 5
A.
PENGERTIAN ARUS LISTRIK AC 5
B.
CONTOH PEMANFAATAN LISTRIK AC 5
C.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ARUS AC 5
D.
PENGERTIAN ARUS LISTRIK DC 5
E.
CONTOH PEMANFAATAN LISTRIK DC 6
F.
PERBEDAAN ARUS LISTRIK AC DAN DC 6
G.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ARUS DC 7
H.
PENGERTIAN MOTOR LISTRIK 7
I.
JENIS – JENIS MOTOR LISTRIK 7
J.
CARA KERJA MOTOR LISTRIK 10
BAB III PENUTUP 15
A.
KESIMPULAN 11
B.
SARAN 11
DAFTAR
PUSTAKA 12
BAB
I
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
A.
Arus listrik AC dan DC
Tidak dapat dipungkiri listrik sangat berguna bagi kehidupan.
Manusia akan mengalami kesulitan hidup yang cukup serius apabila satu hari saja
listrik di seluruh dunia ini harus dimatikan. Boleh dikatakan listrik merupakan
kebutuhan primer kehidupan manusia, mengingat hampir semua kegiatan manusia
membutuhkan listrik. Sesuai dengan yang kita kenal listrik dibagi menjadi
dua yaitu listrik arus AC dan DC.
B.
Motor Listrik
Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi
energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik
menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. Motor
listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas
angin, mesin
cuci, pompa air dan penyedot debu.
Motor listrik yang umum digunakan di duniaIndustri adalah motor listrik asinkron, dengan dua standar global
yakni IEC dan NEMA.
Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter ), sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch),
dalam aplikasi ada satuan dayadalam horse power (hp) maupun
kiloWatt (kW). Motor listrik IEC dibagi menjadi beberapa kelas sesuai
dengan efisiensi yangdimilikinya, sebagai standar diEU, pembagian kelas ini menjadi EFF1, EFF2 dan EFF3. EFF1
adalah motor listrik yang paling efisien, paling sedikit memboroskan
tenaga, sedangkan EFF3 sudah tidak boleh dipergunakan dalam lingkungan
EU,sebabmemboroskan bahan bakar di pembangkitlistrik dan
secara otomatis akan menimbulkan buangan karbon yang terbanyak, sehingga lebih mencemari lingkungan.
Standar IEC yang berlaku adalah IEC 34-1, ini adalah sebuah standar
yang mengatur rotating equipment bertenaga listrik.
Ada banyak pabrik elektrik
motor, tetapi hanya sebagian saja yang benar-benar mengikuti arahan IEC
34-1 dan juga mengikutiarahan level efisiensi dari EU.Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengikuti standar IEC dan EU
supaya produknya menjadi murah dan lebih banyak terjual, banyak negara berkembang menjadi pasar untuk produk ini, yang dalam
jangka panjang memboroskan keuangan pemakai, sebab tagihan listrik yang semakin
tinggi setiap tahunnya. Lembaga yang mengatur dan menjamin level efisiensi
ini adalah CEMEP, sebuah konsorsium di Eropayang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama,
dengan tujuan untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi pencemaran
karbon secara global, karena banyak daya diboroskan dalam pemakaian beban
listrik. Sebagai contoh, dalam sebuah industri rata-rata konsumsi listrik untuk
motor listrik adalah sekitar 65-70% dari total biaya listrik, jadi memakai
elektrik motor yang efisien akan mengurangi biaya overhead produksi,
sehingga menaikkan daya saing produk, apalagi dengan kenaikan tarif
listrik setiap tahun, maka pemakaian motor listrik EFF1 sudah waktunya
menjadi keharusan.
2.
Rumusan Masalah
Paper
ini dibuat tentu memiliki masalah-masalah.masalah tersebut diantaranya adalah :
1.
Apa
itu listrik AC dan DC?
2.
Bagaimana
membedakan listrik AC dasn DC?
3.
Aplikasi
dalam kehidupan sehari- hari?
4.
Apa
yang disebut motor listrik?
3.
Maksud dan Tujuan
Paper ini dibuat tentu memiliki maksud dan tujuan. Maksud dan
tujuan tersebut diantaranya adalah :
1.
Mengetahui
pengertian arus listrik AC dan DC.
2.
Mengetahui
perbedaan arus listrik AC dan DC.
3.
Mengetahui
aplikasi arus listrik AC dan DC.
4.
Mengetah ui kelebihan dan kekurangan arus listrik
AC dan DC
5.
Mengetahui
pengertian dan jenis-jenis motor listrik
6.
Mengetahui
cara keja motor listrik
BAB
II
PEMBAHASAN
1.
Pengertian Arus Listrik AC
Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik yang
besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik dalam satuan
waktu. Arus listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan
gelombang sinus atau lebih lengkapnya sinusoida. Arus AC ini biasanya di
dapat dari generator listrik dimana generator listrik ini dapat di operasikan
melalu beberapa cara untuk menggerakkannya, seperti PLTU (PEmbangkit Listrik
Tenaga UAp), PLTG ( Pembangkit Listrik Tenaga Gas) dan lainnya-lainnya. banyak
hal yang dapat kita gunakan untuk menggerakkan Generator listrik sebagai media
untuk penggeraknya, misalnya saja kita bisa memanfaatkan aliran air di sungai,
ataupun aliran air terjun dan sebagainya. Nah dari generator listrik inilah
nantinya tegangan-tegangan yang di hasilkan akan kecilkan lagi yang umumnya
menggunakan trafo pembagi tegangan. kalo kamu pernah melihat di tiang-tiang
listrik ada terdapat beberapa trafo, nah trafo inilah yang nantinya
menghasilkan tegangan standard 220 Volt. yang dapat di konsumsi oleh kita dan
peralatan elektronika lainnya.
2.
Contoh Pemanfaatan Listrik AC
Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak.Untuk
mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda,
perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah
memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda,
biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature
circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat
menggunakan listrik AC, ada sebagian barang yang menggunakan listrik PLN namun
barang tersebut sebenarnya menggunakan listrik DC, contohnya saja Laptop.Laptop
menggunakan listrik DC, listrik tersebut diperoleh dari adaptor yang terdapat
pada laptop (atau terdapat pada charger) tersebut.Jadi saat anda mengisi ulang
baterai laptop dengan listrik PLN (AC) maka adaptor didalam laptop akan merubah
listrik AC menjadi DC, sehingga sesuai kebutuhan dari laptop anda. Contoh
pemanfaatan energy listrik AC yang lain adalah: Untuk mesin cuci, penerangan
(lampu), pompa air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak
lagi.
3.
Kelebihan dan Kekurangan Arus AC
Ø Kekurangan AC tidak dapat dibawa, hal ini karena arus AC tidak bisa
ditempatkan pada suatu wadah seperti baterai dan lainnya.
Ø Kelebihan arus AC adalah dapat dirubah jumlah skala tegangannya,
baik itu dinaikkan dan diturunkan.
4.
Pengertian Arus Listrik DC
Definisi arus searah (DC) adalah arus listrik yang arahnya selalu
tetap terhadap waktu. Arus listrik ini bergerak dari kutub yang selalu sama,
yaitu dari kutub positif ke kutub negative. Polaritas arus ini selalu
tetap.Sumber arus searah misalnya aki, baterai, beberapa jenis elemen dan
generator searah.Sumber arus ini biasanya ditandai adanya
kutub positif dan kutub negative.Arus searah ini dalam bahasa Inggris nya
adalah Dirrect Current (DC) atau biasa disebut arus DC. Arus DC dapat
dihasilkan dari baterai, Solar sel, sel bahan bakar, dan bahkan beberapa
jenis DC generator dapat memberikan itu sekarang. Arus searah biasanya mengalir
pada sebuah konduktor, walaupun mungkin saja arus searah mengalir pada semi-konduktor,
isolator, dan ruang hampa udara Arus searah dulu dianggap sebagai arus
positif yang mengalir dari ujung positif sumber arus listrik ke ujung
negatifnya.
Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya
arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang mengalir dari kutub negatif
ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan terjadinya lubang-lubang
bermuatan positif, yang telihat /tampak mengalir dari kutub positif ke
kutub negatif. Yang dimaksud dengan sumber listrik arus searah (DC) adalah
alat/benda yang menjadi sumber listrik arus searah (DC) dan menghasilkan arus
DC secara permanent.Sumber listrik arus searah (DC) yang paling banyak dikenal
adalah sumber listrik DC yang membangkitkan listrik secara kimia. Elemen Elektro
Kimia Menurut Neinst, batang logam yang dimasukan dalam larutan asam sulfat
akan melepaskan ion-ion positif ke dalam larutan itu, oleh karena itu, logam
tersebut menjadi bermuatan negative. Sedangkan larutan tersebut menjadi muatan
positif. Beda potensial tersebut dinamakan tegangan larutan elektrolit .Dengan
perkembangan teknologi elektronika saat ini, listrik arus searah (DC) dapat
dihasilkan dengan cara merubah Arus bolak-balik (AC) menjadi Arus Searah (DC)
dengan menggunakan suatu alat yang disebut Power Supply atau Adaptor.Sebagai
dasar dari rangkaian Power Supply adalah sebuah komponen diode yang dapat
berfungsi sebagai penyearah, artinya adalah dapat merubah dan menyearahkan arus
bolak-balik (AC) menjadi ArusSearah(DC).
5.
Contoh Pemanfaatan Listrik DC
Listrik DC (direct current) biasanya digunakan oleh perangkat
lektronika.Meskipun ada sebagian beban selain perangkat elektronika yang
menggunakan arus DC (contohnya; Motor listrik DC) namun kebanyakan arus DC
digunakan untuk keperluan beban elektronika. Beberapa beban elektronika yang
menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode),
Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC
juga sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan
untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi.
Sehingga dapat di simpilkan bahwa kebanyakan perangkat yang menggunakan
listrik DC merupakan beban perangkat elektronika.
6.
Perbedaan Arus Listrik AC dan DC
Perbedaan dari kedua dapat dilihat dari metode penggunaannya.
Arus AC memiliki besar dan arah yang berubah-ubah secara bolak-balik.Maksudnya,
kutub arus ini selalu berubah-ubah dari positif ke negartif dan negatif ke
positif. Karena itulah, walaupun stop kontak (colokan listrik) dipasang
bolak-balik tidak akan terjadi konsleting ataupun kerusakan lainnya. Sebaliknya
jika sebuah baterai yang merupakan listrik arus DC dipasang terbalik, maka
beterai tidak akan berfungsi. Bahkan untuk alat-alat listrik DC lain akan
terjadi ketidaknormalan fungsi. Hal ini terjadi karena kutub arus DC tidak
pernah berubah dari positif ke negatif maupun sebaliknya.
7.
Kelebihan dan Kekurangan arus DC
Ø Kekurangan arus DC adalah adanya keterbatasan pasokan listrik, maka
dari itu perlu melakukan isi ulang/cas
Ø Kelebihan arus DC adalah dapat dibawa kemana saja.
8.
Pengertian Motor Listrik
Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik
menjadi energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi
mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. Motor
listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin,
mesin cuci, pompa air dan penyedot debu. Pada motor
listrik tenaga listrik diubah menjadi
tenaga mekanik. Perubahan ini dilakukan dengan mengubah tenaga listrik menjadi
magnet yang disebut sebagai elektro magnit. Sebagaimana kita ketahui bahwa :
kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak
senama, tarik-menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan
sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada
suatu kedudukan yang tetap.
Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang
mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan
untuk, misalnya, memutar impeller pompa, fan atau blower, menggerakan
kompresor, mengangkat bahan, dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer,
bor listrik, fan angin) dan di industri. Motor listrik kadangkala disebut kuda
kerjanya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70%
beban listrik total di industri.
9.
Jenis – Jenis Motor Listrik
Tipe atau jenis motor listrik yang ada saat ini beraneka ragam
jenis dan tipenya. Semua jenis motor listrik yang ada memiliki 2 bagian utama
yaitu stator dan rotor. Stator adalah bagian motor listrik yang diam dan rotor
adalah bagian motor listrik yang bergerak (berputar). Pada dasarnya motor
listrik dibedakan dari jenis sumber tegangan kerja yang digunakan. Berdasarkan
sumber tegangan kerjanya motor listrik dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu
:
1.
Motor
listrik arus bolak-balik AC (Alternating Current)
2.
Motor
listrik arus searah DC (Direct Current)
Dari dua jenis motor listrik diatas terdapat varian atau jenis-jenis
motor listrik berdasarkan prinsip kerja, konstruksi, operasinya dan
karakternya.
dapat dijelaskan secara singkat pengertian dari setiap jenis motor listrik pada gambar klasifikasi diatas sebagai berikut.
dapat dijelaskan secara singkat pengertian dari setiap jenis motor listrik pada gambar klasifikasi diatas sebagai berikut.
1.
Motor Listrik Arus Bolak-Balik (AC)
Adalah
jenis motor listrik yang beroperasi dengan sumber tegangan arus listrik bolak
balik (AC, Alternating Current). Motor listrik arus bolak-balik AC ini dapat
dibedakan lagi berdasarkan sumber dayanya sebagai berikut :
Motor sinkron, adalah motor AC bekerja pada kecepatan tetap pada
sistim frekwensi tertentu. Motor ini memerlukan arus searah (DC) untuk
pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah, dan oleh karena itu
motor sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah, seperti kompresor
udara, perubahan frekwensi dan generator motor. Motor sinkron mampu untuk
memperbaiki faktor daya sistim, sehingga sering digunakan pada sistim yang
menggunakan banyak listrik.
Komponen utama motor sinkron adalah
:
Ø Rotor. Perbedaan utama antara motor sinkron dengan motor induksi
adalah bahwa rotor mesin sinkron berjalan pada kecepatan yang sama dengan
perputaran medan magnet. Hal ini memungkinkan sebab medan magnet rotor
tidak lagi terinduksi. Rotor memiliki magnet permanen atau arus DC excited,
yang dipaksauntuk mengunci pada posisi tertentu bila dihadapkan
dengan medan magnet lainnya.
Ø Stator. Stator menghasilkan medan magnet berputar yang sebanding
dengan frekwensi yang dipasok. Motor ini berputar pada kecepatan sinkron, yang
diberikan oleh persamaan berikut :
Dimana
:
F =
frekuensi
P =
Jumlah kutub
Ns =
Putaran stator
Motor asinkron (induksi), merupakan motor listrik AC yang bekerja
berdasarkan induksi meda magnet antara rotor dan stator. Motor induksi dapat
diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama sebagai berikut :
Ø Motor induksi satu fase. Motor ini hanya memiliki satu gulungan
stator, beroperasi dengan pasokan daya satu fase, memiliki sebuah rotor kandang
tupai, dan memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya. Sejauh ini motor
ini merupakan jenis motor yang paling umum digunakan dalam peralatan rumah
tangga, seperti fan angin, mesin
Ø Motor induksi tiga fase. Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh
pasokan tiga fase yang seimbang. Motor tersebut memiliki kemampuan daya yang
tinggi, dapat memiliki kandang tupai atau gulungan rotor (walaupun 90% memiliki
rotor kandang tupai); dan penyalaan sendiri. Diperkirakan bahwa sekitar 70%
motor di industri menggunakan jenis ini, sebagai contoh, pompa, kompresor, belt
conveyor, jaringan listrik , dan grinder. Tersedia dalam ukuran 1/3 hingga
ratusan Hp.
2.
Motor Listrik Arus Searah DC
Adalah jenis motor listrik yang
beroperasi dengan sumber tegangan arus listrik searah (Direct Current).Motor
DC, sebagaimana namanya Motor arus searah, yaitu menggunkan arus DC. Motor DC
digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi
atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas.
Sebuah motor DC yang memiliki
tigakomponen utama :
Ø Kutub Medan.
Secara sederhana digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan
menyebabkan perputaran pada motor DC. Motor DC memiliki kutub medan yang
stasioner dan dynamo yang menggerakkan bearing pada ruang diantara kutub medan.
Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan yaitu kutub utara dan selatan.
Garis magnetic energy membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara
ke selatan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplekter dapat satu atau
lebih electromagnet. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari
luar sebagai penyedia struktur medan.
Ø Dinamo
Bila arus masuk menuju dynamo, maka arus ini akan menjadi
elektromagnet. Dinamo yang berbentuk silinder, dihubungkan ke as penggerak
untuk menggerakkan beban. Untuk kasus motor DC yang kecil, dinamo berputar
dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub – kutub, sampai kutub utara dan
selatan magnet berganti lokasi. Jika hal ini terjadi, arusnya berbalik untuk
merubah kutub – kutub utara dan selatan dinamo.
Ø Commutator.
Komponen ini terutama ditemukan dalam motorDC. Kegunaannya adalah
untuk membalikan arah arus listrikdalam dinamo.Commutator juga
membantu dalam transmisi arus antara dinamo dan sumber daya.
Keuntungan utama motor DC adalah
sebagai pengendali kecepatan, yang tidak mempengaruhi kualitas pasokan
daya.Motor ini dapat dikendalikan dengan mengatur :
1)
Tegangan
dinamo – meningkatkan tegangan dinamo akanmeningkatkan kecepatan.
2)
Arus
medan – menurunkan arus medan akan meningkatkankecepatan.
Motor listrik arus searah DC ini
dapat dibedakan lagi berdasarkan sumber dayanya sebagai berikut :
1)
Motor
DC sumber daya terpisah/ Separately Excited. Adalah jenis motor DC yang sumber
arus medan disupply dari sumber terpisah, sehingga motor listrik DC ini disebut
motor DC sumber daya terpisah (separately excited).
2)
Motor
DC sumber daya sendiri/ Self Excited. Adalah jenis motor DC yang sumber arus
medan disupply dari sumberyang sama dengan kumparan motor listrik, sehingga
motor listrik DC ini disebut motor DC sumber dayasendiri (self excited).
Motor DC sumber daya sendiri / self
exited ini dibedakan lagi menjadi 3 jenis berdasarkan konfigurasi supply medan
dengan kumparan motornya sebagai berikut :
Ø Motor DC shunt, Pada motor DC shunt gulungan medan (medan shunt)
disambungkan secara paralel dengan gulungan motor listrik. Oleh karena itu
total arus dalam jalur merupakan penjumlahan arus medan dan arus dinamo.
Ø Motor DC Seri, Pada motor DC seri, gulungan medan (medan shunt)
dihubungkan secara seri dengan gulungan kumparan motor (A). Oleh karena itu,
arus medan sama dengan arus dinamo.
Ø Motor DC Kompon/Gabungan, Motor Kompon DC merupakan gabungan motor
seri dan shunt. Pada motor kompon, gulungan medan (medan shunt) dihubungkan
secara paralel dan seri dengan gulungan motor listrik. Sehingga, motor kompon
memiliki torque penyalaan awal yang bagus dan kecepatan yang stabil.
10.
Cara Kerja Motor Listrik
Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama.
Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya Jika kawat yang membawa
arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop, maka kedua sisi loop, yaitu
pada sudut kanan medan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan.
Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan. Motor-motor
memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang
lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang
disebut kumparan medan. Dalam memahami sebuah motor, penting untuk
mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. Beban mengacu kepada keluaran
tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Beban umumnya
dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok :
1.
Beban
torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan
kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. Contoh beban dengan
torque konstan adalah conveyors, rotary kilns, dan pompa displacement konstan.
2.
Beban
dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan
kecepatan operasi. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal
dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan).
3.
Beban
Dengan Energi Konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah
dan berbanding terbalik dengan kecepatan. Contoh : Peralatan mesin.
BAB
III
PENUTUP
1.
Kesimpulan
Beberapa
kesimpulan yang dapat ditarik dari pembahasan pada BAB II antara lain:
1.
Arus
AC (bolak-balik) adalah arus listrik yang nilainya berubah-berubah terhadap
satuan waktu. Sedangkan arus DC (searah) adalah arus listrik yang nilainya
tetap terhadap satuan waktu.
2.
Contoh
pemanfaatan energi listrik AC adalah mesin cuci, penerangan (lampu),
pompa air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak lagi.
Sedangkan contoh pemanfaatan energi listrik DC adalah Lampu LED (Light Emiting
Diode), Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi.
3.
Perbedaan
listrik arus AC dan DC dapat dilihat melalui bentuk gelombang dan metode
penggunaannya.
2.
Saran
Dalam
pemasangan listrik sebaiknya hati-hati.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.2002.ArusListrikACdanDC.(online)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar